Postingan

Menampilkan postingan dengan label Fungsi Bawaan PHP

Mengenal Fungsi $_SERVER Pada PHP

$ _SERVER  adalah salah satu variabel global PHP disebut  Superglobals  yang berisi informasi tentang lingkungan server dan eksekusi. Ini adalah variabel yang ditentukan sebelumnya sehingga selalu dapat diakses dari kelas, fungsi, atau file apa pun. Entri di sini diakui oleh server web, tetapi tidak ada jaminan bahwa setiap server web mengenali setiap Superglobal. Ketiga susunan PHP $ _SERVER ini semua berperilaku dengan cara yang sama mereka mengembalikan informasi tentang file yang digunakan. Ketika terkena skenario yang berbeda, dalam beberapa kasus mereka berperilaku berbeda. Contoh-contoh ini dapat membantu Anda memutuskan yang terbaik untuk apa yang Anda butuhkan. Daftar lengkap  array $ _SERVER  tersedia di situs web PHP . $ _SERVER ['PHP_SELF'] PHP_SELF adalah nama skrip yang sedang dieksekusi. http://www.yoursite.com/example/ - -> / example/index.php http://www.yoursite.com/example/index.php - ->  / example/index.php http://www....

Memahami Include, Include_once, Require, dan Require_once Pada PHP

Pada kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai statement include, include_once, require, dan require_once pada PHP, yang terkadang membuat bingung, mana yang seharusnya digunakan. Jump to: Perbedaan Include, include_once, require, dan require_once pada PHP Perbandingan perfomance antara include, include_once, require, dan require_once Kapan kita menggunakan include, include_once, require, dan require_once? Contoh penggunaan require_once pada PHP I. Include Pada PHP Seperti terjemahannya include berarti memasukkan, artinya kita memasukkan file kedalam dokumen kita, file tersebut bisa apa saja, termasuk script PHP, file konfigurasi, file HTML, dll. Penulisan include pada PHP dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu dengan bentuk fungsi atau bentuk statement, contoh: <?php // Bentuk fungsi include ( 'includes/header.php' ) ; // Bentuk statement include 'includes/header.html' ; Sobat dapat memilih mana yang lebih nyaman digunakan. Ketika...

Tutorial PHP: Cara Menggabungkan (Konversi) Array Menjadi String (Fungsi implode)

Jika PHP memiliki fungsi  explode()  untuk  menkonversi string menjadi array , maka fungsi  implode()  adalah kebalikannya, yakni menggabungkan atau menkonversi array menjadi sebuah string. Dalam tutorial PHP kali ini kita akan membahas  pengertian dan cara penggunaan fungsi implode di PHP . Pengertian Fungsi implode PHP Fungsi  implode()  adalah fungsi bawaan PHP untuk menggabungkan array menjadi string. Berikut format dasar penulisan fungsi implode: string implode ( string $glue , array $pieces ) Hasil akhir fungsi implode berupa string. Argumen pertama diisi dengan string ($glue) yang berfungsi sebagai karakter penyatu array. Argumen kedua diisi dengan array ($pieces), yakni array yang akan digabungkan. Berikut contoh penggunaannya: 1 2 3 4 5 6 <?php $arr_kata = [ "satu" , "dua" , "tiga" , "empat" , "lima" ]; $kalimat = implode( " " , $arr_kata ); echo $kalimat ; ...